Saturday, December 31, 2011

Allah adalah Sumber Motivasi

Bismillahirrohmanirrohim…

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Alam semesta ini adalah ciptaan Allah yang Maha Luar Biasa. Kebesaran, Keagungan serta Kesempurnaan-Nya begitu konkret. Allahlah juga yang menciptakan kita, “Manusia”. Manusia diciptakan dengan sempurna, dibekali akal dan pikiran. Karena kitalah Khalifah di muka bumi ini.

Ilustrasi(inet)

Dengan kesempurnaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Adalah modal dan motivasi dasar keberhasilan. Mari kita pergunakan energi itu, kekuatan dan suara hati yg bersumber dari sifat-sifat Allah.
Bercita-citalah besar, berpikir maju. Kita tidak diciptakan untuk menjadi orang kalah. Allah mempercayakan kesejahteraan dan kemajuan bumi ini ditangan kita. Setiap langkah kita, haruslah selalu langkah menuju kemenangan dan keberhasilan.



“ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Wahai saudaraku..
Kita tidak sendirian. Yakinlah bahwa Allah selalu ada disamping kita. Dia pastinya tidak ingin kita terjerumus kepada hal-hal yang dibencinya.. Apabila anda jatuh, ingatlah bahwa Ilmu Allah masih ada yang belum kita ketahui.
Teruslah mengintrospeksi diri, cari jawaban kenapa kita bisa jatuh tersungkur.
Ayo bangkit…. Allah menanti kemenangan kita.

“ Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati..”

Q.S 32.Surat As-Sajdah (sujud) Ayat-9..

Di tiap hati manusia terdapat sifat-sifat yang bersumber dari sifat Allah. Terkadang..ketika kita berbuat maksiat atau kemungkaran. Suara hati selalu mengingatkan. Namun jikalau hatinya sudah tertutup, suara itupun hanya disepelekan saja. Dengarlah suara hati kita..

Berusahalah agar hati selalu bersikap terbaik. Yang semua itu menghasilkan sebuah kekuatan dan motivasi yang maha dasyhat.
Dunia merupakan amanah, dan sekaligus sebuah cobaan yang penuh dengan tantangan untuk diri setiap mukmin. Serta merupakan pembuktian terhadap kualitas pribadi kita.

Ya Akhi Ya Ukhti…
Kita diciptakan begitu sempurna, sampai-sampai malaikat pun oleh Allah disuruh menyembah kepada kita. Ketika pertama kali Allah meniupkan ruh ke dalam diri kita.
Setiap jengkal komponen yang ada didalam tubuh kita, selalu berfungsi teratur dan apik. Tiap komposisinya pun dibuat sempurna.
Subhanallah…Betapa dasyhatnya mahluk ciptaan-Nya. Yaitu diri kita.
Mahluk kepercayaan Allah yang ditunjuk sebagai wakil “Rahmatan Lil Alamin” di bumi ini.

Jangan sekali-kali merasa rendah diri terhadap sesama manusia.
Melainkan rendah hati.
Rendah dirilah hanya kepada Allah

Saudaraku..
Kita telah dirancang dan diciptakan untuk meraih keberhasilan. Ketika kita mendengar suara adzan, terimalah dengan baik panggilan dan motivasi dari Allah tersebut. Yang selalu berkumandang dalam 5 kali sehari yang merupakan pemberi semangat.

Kekuatan dan kedasyhatan iman menyebabkan manusia selalu dekat dengn Allah, serta selalu senantiasa berdo’a;
“ Ya Allah..Yang menguasai jiwa ini, mantapkanlah jiwa ini diatas agama-Mu. Jadikan hati kami selalu senantiasa mencerminkan sifat-sifat agung yang engkau turunkan.”

Semoga kita semua senantiasa, menjadikan Allah sebagai sumber motivasi terhebat.
Prinsip dan Landasan semua yang kita lakukan adalah karena-Nya.
Allah adalah sumber motivasi dahsyat, kuat, kekal dan tidak berubah.

Semoga kita termasuk Insan-insan yang “Rahmatan Lil Alamin
Amin…Ya Robbal Alamin…

Allahu Akbar..

“Semangat Motivasi Dahsyat”
^_^


Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Cinta kan selalu bersemi
2.Kekuatan Ilmu
3.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (4)
4.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (3)
5.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (2)

Baca Selengkapnya....

Wednesday, December 28, 2011

7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (4)

Hati yang selalu bersyukur, pasangan hidup dan seorang anak yang sholeh membuat kebahagiaan sebenarnya hampir menjadi milik kita. Mengenai tentang kebahagiaan di dunia, lingkungan sekitar juga sangat banyak mempengaruhi kehidupan kita. Karena itu kita butuh Albiatu sholihah (lingkungan yang kondusif untuk iman kita)
Inilah kunci ke-4 Kebahagiaan di Dunia.

Ilustrasi (inet)

Rasullullah pun bersabda;

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholeh dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misik dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misik olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya.
Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.”
(HR. Bukhari dari Abu Musa.)

Ketika kita menjalin silahturahmi atau hubungan dengan orang-orang baik, pastilah lambat laun kita juga akan menjadi orang-orang baik. Sebaliknya, jika kita bergaul dan berhubungan dengan orang-orang yang salah atau tidak baik perangainya, kitapun bisa tertular berperilaku tidak baik.. Naudzubillah..

Lingkungan pun juga sangat berperan bagi pola pikir seseorang. Apabila lingkungannya pahit, maka ia pun ikut menjadi pahit, selalu curiga, dan sering kali berprasangka negative kepada orang lain.

Pernah mendengar lagu religi dari opick yang judulnya tombo ati, didalamnya salah satu obat hati adalah dengan berkumpul dengan orang-orang sholeh. Dalam konteks yang luas berarti menjalin hubungan dan interaksi dengan orang-orang baik. Yang membiaskan cahaya kebaikan kepada kita, sehingga kita pun dapat menebarkan sinar-sinar kebaikan itu.

Dalam Alqur’an, Allah menyatakan bahwa salah satu sebab utama yang membantu iman para sahabat Nabi adalah karena keberadaan Rasullullah di tengah-tengah mereka. Betapa lingkungan kondusif benar-benar membawa dampak positif bagi keimanan kita
Allah Ta’ala berfirman :


“Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”(QS. Ali Imran : 101)

Allah juga memerintahkan agar selalu bersama dengan orang-orang yang baik. Dalam firmannya :


"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur)." (QS. At Taubah: 119).

Kita tentu boleh mengenal siapapun, tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Sebagaimana Rasullullah yang menganjurkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita.

Itulah pentingnya bergaul dengan orang-orang sholeh, dapat kembali membangkitkan semangat keimanan kita dalam menjalankan ibadah kepada ALLAH sehingga kita pun dapat menyenandungkan nuansa kebaikan kepada lingkungan sekitar kita.
Semoga Allah SWT senantiasa mempertemukan kita dengan orang-orang sholeh di dunia maupun di Jannah-Nya kelak.

Amiin..Ya Robbal Alamin..


Artikel yang boleh banget lainnya :
1.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(1)
2.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(2)
3.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(3)
4.Hindari Prasangka Buruk
5.Kerinduan Hati

Baca Selengkapnya....

Tuesday, December 27, 2011

7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (3)

Kunci pertama dan kedua sudah kita pegang. Apalagi kunci berikutnya yang membuat kebahagiaan di dunia terasa komplit..? Adalah Al auladan abrar (Anak yang sholeh) yang merupakan kunci ke-3 kebahagiaan di dunia.

Ilustrasi (inet)

Wahai saudaraku…

Pernah mendengar atau mengetahui kisah bocah umur 6 tahun yang mengurus dan merawat ibunya yang mengalami kelumpuhan sejak 2 tahun? Pasti sudah pernah bukan! Kisahnya pun oleh salah satu band papan atas Indonesia dituangkan dalam sebuah lagu. Bocah yang berasal dari polewali mandar Sulawesi barat itu bernama Sinar.

Subhanallah.. Betapa luar biasanya bocah tersebut. Masih sekecil itu sudah harus merawat, membuat makanan dan minum, memasak dan segala keperluan ibunya yang lumpuh..

Ada kisah lain pada jaman Rasullullah SAW tentang kesholehan seorang anak.
Saat Rasullullah SAW Thawaf, beliau bertemu dengan seseorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasullullah pun menghampirinya. Dan bertanya kepada anak muda itu, “kenapa pundakmu itu?”. Jawab anak muda itu; "Ya Rasullullah,saya dari Yaman, saya punya seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu ketika buang hajat,ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya”. Lalu anak muda itu bertanya, “ Ya Rasullullah, apakah aku sudah termasuk orang-orang yang sudah berbakti kepada orang tua?”

Nabi SAW memeluk anak muda itu dan mengatakan,” Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang sholeh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orang tuamu tidak akan cukup terbalaskan olehmu”. Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup membalas cinta dan kebaikan orang tua, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang sholeh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin diijabah oleh Allah SWT.

Wahai saudaraku yang baik hatinya…
Bagaimana dengan kita. Apakah sudah begitu banyak meluangkan waktu untuk keluarga kita, lebih-lebih kepada sosok ibu. Yang sejak kecil merawat dan membesarkan kita hingga dewasa seperti ini.
Marilah kita selalu berusaha sibuk untuk memperbaiki diri..

Sudahkah kita membuat mereka tersenyum indah dihadapan kita..
Atau mungkin malah sering membuat mereka menangis?
Sudahkah kita lebih perhatian mereka..dibanding pacar kita?
Sampai-sampai terkadang kita lebih tahu tanggal lahir sang pacar dari pada sang ibu kita sendiri..
Janganlah sampai itu terjadi…
Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu, hormatilah mereka.
Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil.

Anak yang sholeh pun tidak terbentuk dengan sendirinya. Dalam hal ini peran orang tua juga sangat menentukkan pertumbuhan kepribadian sang anak itu sendiri. Islampun amat mendorong seseorang untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak sholeh.

Ketika kita membesarkan anak dengan celaan,maka dia pun belajar memaki
Membesarkannya dengan toleransi, sehingga dia belajar menahan diri
Dengan pujian, dia belajar menghargai
Menuntunnya berbagi, ia belajar kedermawaan
Selalu menanamkan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan
Serta dengan ketentraman, dia belajar mendamaikan diri

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim)

Betapa doa anak yang sholeh merupakan penolong amalan orang tuanya..
Subhanallah….
Semoga kita semua tergolong anak-anak yang sholeh dan sholehah..
Yang selalu membawa kebahagiaan dan kemanfaatan bagi kedua orang tua kita..
Dan semoga kita juga termasuk calon orang tua yang dapat membimbing buah hati kita menuju kebaikan dan kebahagiaan hakiki.

Di akhirat nanti.. pastilah kita diminta pertanggungjawaban peran kita sebagai orang tua.
Karena anak adalah amanah dari Sang Pemilik Jagat Raya ini.. Allah SWT.
Dan anaklah yang bahkan bisa membuat kita masuk neraka..
Ataukah dengan kebaikannya, sehingga surga pun dihadapkan langsung kepada kita..

Waallahu wa’alam





Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Kisah Burung Gagak
2.Cinta kan Selalu Bersemi
3.Kisah Sebuah Pernikahan
4.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (1)
5.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (2)

Baca Selengkapnya....

Friday, December 23, 2011

Surat Cinta Untuk IBU

Wahai ibu yang penuh kasih..
Sejuta peluh dan perih engkau rasakan
Demi kehadiran diri nie yang meresahkan
Nyawa dan hidupmu pun engkau pertaruhkan
Demi melihat buah hati tersenyum menggembirakan

Ilustrasi (heritok.com)

Wahai ibu yang lembut cintanya..
Engkaulah pelita kami
Memberi penerangan diri yang merugi
Menunjukkan jalan terbaik untuk kami lalui
Karenamulah datang ridho illahi

Ibu...!
Janganlah engkau menangis dihadapku
Sungguh ku tak kuat melihat setetes airpun dari matamu
Dia akan sembuh ibu
Membawa keceriaan dan kebahagiaan lagi untuk engkau

Ibu...!
Yakinlah bahwa Allah selalu disamping kita
Tak ada sedikitpun niat untuk Allah mempermainkan kita
Karena hikmahlah dibalik ini semua

Sungguh ibu..!
Anakmu ini kan selalu menemanimu
Tersenyumlah indah kepadaku

Karena engkaulah...
Ibu nomor satu di hatiku...


Ibu.. أنا أحبك




Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Adikku
2.Kesabaran tiada batasnya
3.Cinta kan selalu bersemi
4.Kisah burung gagak
5.Niat dari Hati

Baca Selengkapnya....

Thursday, December 22, 2011

7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (2)

Bismillahirrohmanirrkhim...

Kunci Kebahagiaan di Dunia yang ke-2 adalah
Al azwaju shalihah (Pasangan Hidup Yang Sholeh)

Alhamdulillah… Berapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, niscaya kita tidak bisa menghitungnya… Salah satu nikmat tersebut tidak lain adalah fitrah kebutuhan biologis saling membutuhkan terhadap lawan jenis. Yaitu menikah!


Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah tersebut, hanyalah kan membawa kehancuran semata… Na’udzubillah!



“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (Qs. Al Israa' : 32).

Wahai saudaraku seiman…
Kebahagiaan yang kita harapkan adalah kebahagiaan yang hakiki bukan! Dan untuk menggapai itupun tidak mudah. Kita membutuhkan seorang pendamping hidup yang selalu bisa menentramkan hati. Baik ketika dirundung masalah, dan selalu mengingat Allah di kala mendapat nikmat kebahagiaan.

Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan kelurga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggung jawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan.

Berbahagialah saudara menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh.
Demikian pula seorang istri yang sholehah, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Karena dia yakin bahwa apa yang dia usahakan untuk kebaikan suaminya pasti kan berbuah kebaikan.

Karena dengan memiliki pasangan hidup, kita juga telah melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul. Terwujudnya keluarga muslim yang penuh cinta dan kasih saying. Membawa ketenangan jiwa dengan memelihara kehormatan diri sehingga terhindar dari perbuatan maksiat dan perbuatan hina lainnya.
Ketika memilih pendampingpun niat kita haruslah niat yang terbaik. Perbaiki niat kita.

Rasulullah pun bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani).

"Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama". (HR. Ibnu Majah).

Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya.
Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah.

Ya Allah…
Jadikanlah pasangan kami, selalu membawa ketentraman di hati
Selalu saling mengingatkan di kala berbuat salah
Selalu saling menguatkan ketika dirundung masalah
Dan selalu menambatkan kecintaan dan kerinduan pada-Mu
Agar tercipta kerluarga muslim yang selalu menebar kebahagiaan bagi semua.

Amien Ya Robbal Alamin….. ^_^


Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Kisah Sebuah Pernikahan
2.Cinta kan selalu bersemi
3.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(1)
4.Niat dari Hati
5.Kisah benar berkaitan dengan kerudung

Baca Selengkapnya....

Wednesday, December 21, 2011

7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (1)

Siapa ingin hidupnya bahagia? Pastinya jawabanya semua ingin bahagia dalam hidupnya bukan…!! Begitupun dengan diri saya sendiri.
Kebahagiaan yang hakiki baik di dunia dan di akhirat nanti.
Semoga kita mendapatkannya… Amien….


Pada zaman Rasulullah SAW dahulu, ada seorang sahabat yang bernama Ibnu Abbas. Beliau selalu telaten dalam menjaga dan melayani Nabi Muhammad SAW. Suatu ketika ia pernah secara khusus didoakan Rasullullah. Selain itu, saat usia 9 tahun, Ibnu Abbas pun telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di masjid. Subhanallah…
Oleh karena kedekatan beliau dengan Rasullullah, ia pernah ditanya oleh para tabi’in (generasi sesudah wafatnya Nabi Muhammad SAW) tentang Kebahagiaan di Dunia. Dan beliau pun menjawab ada 7 kunci kebahagiaan di dunia. Salah satu dari ke tujuh kunci tersebut adalah :

1.Qolbun syakirun (hati yang selalu bersyukur)

Bukanlah materi berupa rumah, kendaraan, pakaian, dan mungkin kedudukan yang membuat kita bahagia di dunia. Melainkan hati yang selalu bersyukur. Yang berarti selalu menerima apa adanya (qona’ah).

Di dalam hidupnya tiada ambisi yang berlebihan, itulah nikmatnya bagi jiwa yang selalu bersyukur. Semua harta yang kita miliki pun adalah titipan Allah. Dan sebagiannya pun ada hak untuk saudara-saudara kita yang kekurangan.

Mengutip dari perkataan Aa Gym tentang Rumus Tukang Parkir.
Tukang Parkir tiap hari mobil dan motornya banyak, dan selalu berganti-ganti. Kendaraannya diambil dia tidak marah.
Mengapa demikian saudaraku…
Karena Tukang Parkir hanya merasa dititipi, dan tidak merasa memiliki. Begitu juga dengan kita, semua yang kita miliki adalah amanah Allah yang diberikan kepada kita.

Banyak hikmah yang bisa kita petik dari kejadian-kejadian di dunia ini.
Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah, ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.

Coba lihat beberapa gambar di bawah ini saudaraku…



Ilustrasi(Inet)

Ketika anak-anak kita tumbuh dengan makanan yang berisi gizi dan nutrisi yang cukup…
Disana masih banyak anak saudara kita yang kurus kering karena kurang vitamin…

Bukankah kita seharusnya bersyukur atas nikmat Allah yang telah memberi kesehatan?
Adakah kita pergunakan kesehatan untuk banyak beribadah kepada Allah?

Saudara yang lembut hatinya…
Masih banyak saudara kita di belahan dunia lain, atau bahkan di negeri Indonesia tercinta, yang hidupnya serba kekurangan.

Yang menjalani hidup dengan derai air mata, yang buta huruf dan tidak tahu apa-apa,yang tidak bisa makan sampai kenyang serta harus makan apa adanya,
Yang tidak menikmati masa kecilnya,dan yang tidurnya beralaskan tikar dan tanah.

Semua itu jauh dari apa yang kita rasakan sekarang bukan!
Senyum dan tawa menghiasi kita, anak-anak kita yang sehat, punya pakaian yang bagus,
dapat bermain sepuasnya.
Bisa mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, dan juga dapat tidur dengan nyenyak di tempat tidur yang empuk…

Ya ALLAH, seandainya ENGKAU menghendaki niscaya kamilah yang ditakdirkan hidup penuh dengan sengsara. Tetapi karena kasih sayangMU ya ALLAH, sehingga kami ENGKAU hidupkan sebagai orang-orang yang penuh nikmat…


"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [16. An-Nahl :18]

Ya Allah…
Jadikanlah hati ini selalu istiqomah bersyukur kepada-Mu
Selalu ingat Engkau…
Di kala susah maupun di saat bahagia kami..

Seorang yang Ahli syukur , bila sedang kesulitan maka ia segera ingat Sabda Rasulullah SAW, yaitu “Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita” dan bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya.”

Semoga kita tergolong orang-orang yang ahli syukur….
Amien..Ya Robbal Alamin…

“Semangat Bersyukur” ^_^

Baca Selengkapnya....

Monday, December 19, 2011

Kerinduan Hati

Malam dan gelap selalu berdampingan
Mengkuti raga yang kurang iman
Hanya sesekali hilang ketika mentari datang
Dan tampak lagi di waktu petang


Bintang dan bulan kala itu begitu indah
Ingin rasanya meraih dan menggapainya
Tapi ku tahu, itu hanya sesaat
Karena sang surya kan segera merapat

Hati ini gersang
Kering kerontang
Siraman air iman didambakan
Agar kerinduan terpuaskan

Pada pencipta hati ini,,, Kurindukan
Ingin bersimpuh dan memuja
Mencintai dan mengabdikan jiwa raga
Karena-Nya lah ketentraman abadi berada

Baca Selengkapnya....

Sunday, December 18, 2011

Trik Cepat Browsing dengan Firefox

Mozilla Firefox merupakan browser paling popular dan banyak digunakan karena memiliki fitur dan add-ons, serta yang tak kalah menariknya adalah bahwa web browser ini bebas didownload. Alias gratis :-D
Ada beberapa cara yang perlu kita tahu agar saat browsing dengan Firefox menjadi lebih cepat dan menyenangkan.

1.Space Lebih
Mengubah icon firefox menjadi lebih kecil. Hal ini dapat dilakukan dengan mengakses menu berikut ini :
View > pilih Toolbars > kemudian Customize.



2.Tab Navigasi
    Selain menggunakan mouse untuk klik memilih tab, kita bisa juga langsung menggunakan keyboard dengan cara seperti berikut ini :
-Ctrl+Tab : Cara cepat untuk rotasi/berpindah ke tab berikutnya.
-Ctrl +Shift +Tab : Cara cepat untuk rotasi/berpindah ke tab sebelumnya
-Ctrl 1-9 : Cara beralih ke Tab tertentu dengan memilih nomor.


3.About:Config
Adalah layar kustomisasi dan konfigurasi untuk para pengguna yang ingin men-tweak fitur-fitur canggih punya firefox, seperti :
-Mengaktifkan Pipelining,
-Rendering cepat,
-Loading lebih cepat,
-Menghindari interupsi,
-Blokir flash,
-Meningkatkan ukuran cache,
-Kompres data dan lain sebagainya.

4.Keyword di Bookmark
Anda dapat meningkatkan kecepatan akses bookmark di firefox dengan cara memberikan kata kuncinya (keywords). Caranya dengan mengklik kanan alamat bookmark, dan kemudian pilih properties.

5.Website Autocomplete
Sering kali mungkin kita mengetikkan “www”, “com”, “org”, dan “net” secara manual bersamaan dengan nama domain dari situs yang akan kita kunjungi.
Pada firefox kita bisa lebih cepat mengunjungi alamat website tersebut tanpa perlu mengetikkan alamat lengkapnya.
Caranya adalah cukup dengan mengetikkan nama domainnya saja, lalu menekan key Ctrl-Enter, dan secara otomatis “www” dan “com” akan terisi dengan sendirinya. Demikian pula untuk alamat domain “.net” kita cukup menekan Shift-Enter, dan untuk “org” menekan Ctrl-Shift-Enter setelah memasukkan nama domainnya.

Selamat Mencoba!
*_*

Baca Selengkapnya....

Saturday, December 17, 2011

Bagaikan Seorang PETANI

Bismillahirrohmanirrokhim…

Heemmzzz….. :-)
Udara pagi itu sangat sejuk, meskipun sang mentari sudah menunjukkan sinarnya..
Jalan raya yang sering kulewati pun masih belum begitu ramai dengan lalu lalang kendaraan.
Hanya beberapa anak yang bersepeda menuju sekolahnya.
Di kanan dan kiri jalan itupun masih terbentang luas sawah-sawah milik Petani. Dan saat itupun terpikirkan, bahwa kita hidup di dunia ini ibarat seorang Petani.







Ilustrasi(Inet)

Kenapa demikian? Coba perhatikan apapun yang dikerjakan oleh mereka, dari mengolah lahan sawah, memilih bibit yang unggul, sampai akhirnya dapat menikmati kerja kerasnya di masa panen telah tiba. Begitupun dengan kehidupan kita.

Saudaraku yang baik hatinya…
Allah telah mengaruniakan kita akal dan pikiran,pantaslah kita pergunakan sebaik-baiknya. Dari filosofis petani tersebut dapat kita petik hikmahnya. Mengolah lahan sawah ibarat kita mempersiapkan diri kita sebaik-baiknya. Memilih bibit unggul bagaikan kita memilah-milah perbuatan, sikap dan tindakan kita. Masih ingat pelajaran-pelajaran di SMP?

Yang tentang Hukum III Eyang Newton… Hehe :-D.
Atau mungkin lebih familiar dengan sebutan Hukum Aksi sama dengan Reaksi! Nah itulah yang juga disiapkan oleh para petani. Mereka pastinya memilih dan menentukan mana bibit yang baik dan unggul, sehingga tanaman mereka menghasilkan panen yang baik dan melimpah.

Prinsipnya ketika kita menanam benih-benih kebaikan, pastinya suatu hari kan dapat menikmati buah-buah kebaikan, baik langsung kita rasakan di dunia, ataupun di akhirat nanti.

Namun seperti kehidupan kita ini, pastinya semua tak mudah dijalani. Banyak rintangan, dan halangan. Dan itupun dirasakan pula oleh Para Petani tersebut. Mereka harus menghadapi hama-hama tanaman,dan juga rumput-rumput liar yang dapat mengganggu kelangsungan kehidupan tanaman. Memupukkan dan menyemprotan dengan pestisida mutlak dilakukan oleh mereka. Atau dengan cara lain yang membuat pengganggu-pengganggu itu binasa.

Jikalau Para Petani menggunakan pupuk dan menyemprotkan pestisida untuk melawan serangan hama dan rumput liar. Apa yang harus menjadi senjata agar tunas-tunas kebaikan kita tidak mati? Keimanan dan ketakwaan kepada-Nya lah sumplemennya. Agar hama-hama kejahatan, kedzoliman, kesombongan, dan kemunafikan dapat kita basmi.
Dalam Kitab Kehidupan (Al-Qur’an), banyak dalil dan rujukan agar kita berusaha mengupayakan kebaikan. Seperti dalam Surat Al-Baqoroh ayat 110 :


Artinya :
"Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan."

Ya Akhi…Ya Ukhti…
Pada akhirnya kita dapat memanen jerih payah kebaikan-kebaikan yang telah diupayakan dengan sebaik-baiknya. Apakah itu di dunia ataupun di akhirat nanti!

Tetap semangat berbuat kebaikan saudaraku…
Apa yang kita tanam, pasti kan kita tuai..

Ya Allah….
Jadikan diri nie selalu berbuat kebaikan…
Keimanan dan Ketakwaan kepada-Mu lah senjata kami…
Agar tetap istiqomah selalu di jalan-Mu..


Amin…Ya Robbal Alamin…
^_^

Baca Selengkapnya....

Friday, December 16, 2011

Notebook yang boleh banget

Bismillahirrohmanirrkhim...

Memperbincangkan teknologi jaman sekarang, pasti tak ada henti-hentinya. Berbagai perusahaan di bidang IT terus berkembang dan berinovasi. Beberapa produk IT, seperti Komputer, Notebook, dan Laptop beriringan silih berganti, pengembangan model yang lebih modern, serta peningkatan performa gadget-gadget itu.



Di Pesta IT terakbar dunia Computex Taipei 2011,Asus memperkenalkan produk terbarunya. Asus UX Series Ultra Portabel yang super tipis. Merupakan bukti nyata kerjasama baik dengan Intel(R) untuk memastikan ketersediaan sebuah produk terbagi bagi konsumen.

Notebook yang satu ini memang begitu ramping dan sangat ringan. Menggunakan case aluminum alloy dengan sentuhan akhir melingkar pada permukaannya. Desain artistik pada seri Ultra Portable ini terinspirasi dari jam tangan mewah dengan sudut-sudut tajam. keyboard dan tocuhpad ekstra besar untuk keyamanan ekstra, serta engsel yang diperkuat agar ketahanannya lebih lama.

Dengan ketebalan hanya 1,7 cm pada bagian paling tebalnya, UX Series Ultra Portable yang sangat ramping bodinya ini memiliki spesifikasi memukau, dengan prosesor mobile terbaru Intel (R) Core tm generasi kedua hingga i7, solid-state drive SATA 6 Gb/s, dan fitur Instant ON, sehingga Notebook Asus ini siap beroperasi dalam hitungan detik. Subhanallah...

Notebooknya aja canggih,apalagi yang membuatnya. Kita patut bersyukur atas nikmat-Nya. Tidakkah kita berpikir, bahwa Allah selalu mempermudah diri kita? Dengan apapun yang diciptakan-Nya di muka bumi, seperti halnya dengan perkembangan teknologi saat ini.

Akal dan Pikiran, jika kita gunakan dengan sebaik-baiknya,pasti kan memberikan manfaat yang luarbiasa bagi diri kita. Baik untuk orang lain dan alam sekitar kita....

Mari saudaraku, kita pergunakan sebaik-baiknya, seelok-eloknya apapun yang diberikan Allah kepada kita. Oh ya, buat saudaraku yang tertarik dengan Notebook dari Asus tersebut, atau mungkin punya brandit notebook favorit lainnya. Bisa lihat-lihat dulu atau langsung ingin memesannya. silakan klik link di bawah ini :

Mouslim's Store


"Tetap Semangat Untuk BERINOVASI" ^_^

Baca Selengkapnya....

Thursday, December 15, 2011

Hindari Berprasangka Buruk

Bismillahirrohmanirrokhim...

Pada suatu pagi, ketika diadakan rapat antar departemen di sebuah perusahaan.
Peserta rapat sedang membicarakan hasil evaluasi rutin bulanan.
Salah seorang tiba-tiba menguap ditengah rapat yang berlangsung serius.
Peserta rapat lain spontan mengarahkan pandangan kepadanya. Atasan yang juga ikut rapat, menggelengkan kepalanya. Sang Bos, yang merangkap sebagai pemimpin rapat, langsung menegur karyawan yang menguap tadi,


"Saya kecewa sekali dengan anda, sepertinya anda tidak peduli dengan rapat ini! "

Karyawan itu langsung tertunduk. wajahnya pucat. Ia berkata lirih,
"Maaf, saya ingin menyampaikan sesuatu. Saya seharusnya tidak bisa ikut rapat ini. tetapi mengingat rapat ini sangat penting, saya mencoba hadir."

Matanya berkaca-kaca, " Anak saya tadi malam mengalami kecelakaan."
Saat ini sedang dirawat, di ICU Rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Jadi tadi malam, saya tidak bisa tidur."

Semua peserta rapat langsung tertunduk. Mereka terjerumus pada prasangka, paradigma yang menganggap, jika ada orang yang menguap di tengah rapat diartikan orang tersebut "tidak antusias". Sebuah Prasangka Negatif.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Hujurat (Bilik-bilik) ayat 12;
"Hai orang yang beriman! Janganlah terlalu banyak sangka menyangka. Sungguh, sebagian prasangkaan adalah dosa. Janganlah saling mematai, dan janganlah saling memfitnah..."


Tindakan kita sangat tergantung dengan alam pikiran kita masing-masing. Dan setiap orang punya kebebasan untuk merespon itu. Engkaulah yang bertanggung jawab penuh atas sikap dan perilaku yang anda munculkan. Engkau adalah "Raja" dari pikiran diri anda sendiri. Bukan lingkungan sekitar anda. Namun lingkungan ikut berperan dalam memengaruhi cara berpikir seseorang. Apabila lingkungannya buruk, maka ia pun menjadi buruk, selalu curiga dan berprasangka negatif kepada orang lain.

Wahai saudaraku yang baik hatinya...
"Hindarilah berprasangka buruk,berusahalah berprasangka baik kepada orang lain"

Wahai saudaraku yang selalu berpikir positif.
Jauhilah prasangka buruk itu,karena tak satu pun itu membawa kebaikan.
Baik bagi dirimu dan orang lain...
+_+

Baca Selengkapnya....

Tuesday, December 13, 2011

Backup dan Restore Bookmark

Bismillahirrohmanirrokhim..

Sebagian besar pengguna internet umumnya melakukan bookmark terhadap alamat-alamat situs yang dikunjungi. Bookmark sangat penting sebagi jalan pintas membuka kembali situs favorit. Bookmark juga merupakan solusi efektif bila kita berkunjung ke sebuah situs dan ingin mengunjunginya lagi tanpa perlu mencatat URLnya.


Karena fungsinya tergolong vital bagi aktivitas browsing Internet, ada baiknya kita melakukan backup bookmark untuk mengantisipasi browser yang kita gunakan rusak sehingga tidak dapat menampilkan kembali semua situs yang sudah dibookmark.

Sedikit yang tahu pentingnya membackup Bookmark. Sebenarnya caranya cukup sederhana, hanya butuh sebuah aplikasi ringan yang disebut Bookmark Backup.

Aplikasi gratis ini memungkinkan kita membackup Bookmark dan mentransfernya ke browser baru kita. Yang menarik, aplikasi berukuran 73 kb ini mendukung Internet Explorer, Firefox, Google Chrome, Safari dan Opera. Selain Backup, kita dapat mengembalikan (restore) bookmark dari browser lama dengan tool ini.

Anda bisa mengunduh aplikasi ini di link :

Backup Bookmark

Dan langsung bisa dijalankan tanpa perlu instalasi. Berikut ini adalah langkah-langkah backup bookmark :
1.Jalankan tool ini
2.Pada Selects Browser > beri centang semua Browser yang ada
3.Kemudian pilih (folder) tempat penyimpanannya
4.Lalu klik tombol Backup.

Sedangkan untuk restore, langkah-langkahnya adalah :
1.Pilih browser yang akan digunakan
2.Cari lokasi penyimpanan backup bookmark tadi
3.Klik tombol Restore

Selamat Mencoba..!! ^_^

Baca Selengkapnya....

Monday, December 12, 2011

Kesabaran Tiada Batasnya

Bismillahirrohmanirrokhim,,,,

“ Ketika air mata tak lagi dapat menetes…
Ketika gundah gulana tak lagi bisa menyesakkan dada…
Dan ketika tubuh ini tak lagi merasakan keletihan dan kelelahan…”
ilustrasi(anneahira.com)

Sebait kata-kata yang melukiskan betapa teguhnya hati…
Betapa beratnya cobaan dan ujian.. sampai-sampai air matanya habis… tidak bisa menitihkan air mata lagi.. Subhanallah..

Banyak kisah-kisah jaman dahulu yg menceritakan betapa kesabaran seorang hamba betul-betul diuji..
Seperti kisah Nabi Adam AS, yang diuji oleh Allah tentang kesabarannya agar tidak memperturutkan hawa nafsunya untuk memakan buah khuldi…
Kemudian juga Nabi Ibrahim As, diuji dengan peristiwa penyembelihan putra tercintanya; Nabi Ismail. Karena Kesabaran beliau, akhirnya Nabi Ismail ditukar dengan seorang domba. Dan disebelihlah domba tersebut.
Satu lagi kisah dari para Nabi kita tercinta… Yaitu dari Nabi Ayub. Beliau diberi cobaan sebuah penyakit kulit yang ganas. Namun beliau tetap tabah menghadapi ujian itu, dengan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pecipta Jagat Raya ini.
Begitupun juga junjungan kita Rasulullah SAW, yang kesabaran luar biasa dasyhatnya…
Subhanallah…

Seperti dalam artikel saya yg berjudul Kisah Burung Gagak, bahwa seorang Anak pun harusnya bersifat sabar terhadap Ayah dan Ibunya, lebih-lebih jika mereka sudah lanjut usia.
Kehidupan kita di dunia ini pasti penuh tantangan, rintangan, cobaan serta ujian. Dan ke semua itu harus kita hadapi dengan sifat kesabaran salah satunya. Bagi mereka yang tidak sabar, pasti akan kecewa dengan tindakanya itu.

Saudaraku..
Beberapa banyak kisah orang-orang sukses yang mencapai keberhasilan dalam bidangnya dengan kesabaran. Ditambah lagi dengan ketekunannya, sukses pun tinggal menunggu waktu.
Kesabaran itu tiada batasnya…
Yang membatasi adalah sikap kita terhadap kesabaran.

Ada kisah seorang gadis berumur 10 tahun bernama Bar`ah, mungkin saudara pernah mendengar ceritanya? Yang orangtuanya dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Pada usia ini, Bar `ah menghafal seluruh Al Qur’an dengan tajwid, dia sangat cerdas dan gurunya mengatakan bahwa dia sudah maju untuk anak seusianya. Keluarganya kecil dan berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya … .

Hingga suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan. Ternyata ibu bar’ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.
Ibu bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya … dan inilah ucapan ibu bar’ah kepadanya
“Bar`ah aku akan pergi ke surga di depan kamu, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak.. “

Gadis kecil itu tidak benar-benar mengerti apa yang ibunya berusaha beritahukan,
Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ia mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca Qur’an untuk ibunya sampai malam sampai ayahnya datang dan membawanya pulang.

Suatu hari pihak rumah sakit memberitahu ayah bar’ah bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepat dia bisa melalui telepon, sehingga ayah bar’ah menjemput Bar`ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit. Ketika mereka tiba di depan rumah sakit ia memintanya untuk tinggal di mobil … sehingga ia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia.

Ayah keluar dari mobilnya, dengan penuh air mata di matanya, ia menyeberang jalan untuk masuk rumah sakit, tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah bar’ah dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu…tak terbayangkan ..tangis gadis kecil ini pada saat itu…!

Tragedi Bar `ah belum selesai sampai di sini… berita kematian ayahnya yang disembunyikan dari ibu bar’ah yang masih opname di rumah sakit, namun setelah lima hari semenjak kematian suaminya akhirnya ibu bar’ah meninggal dunia juga. Dan kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orangtuanya , dan oleh orangtua teman-teman sekolah bar’ah memutuskan untuk mencarikan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya.

Tak berapa lama tinggal di mesir gadis kecil Bar`ah mulai mengalami nyeri mirip dengan ibunya dan oleh keluarganya ia lalu diperiksakan , dan setelah beberapa kali tes di dapati bar’ah juga mengidap kanker … tapi sungguh mencengangkan kala ia di beritahu kalau ia menderita kanker….inilah perkataan bar’ah kala itu: “Alhamdulillah, sekarang aku akan bertemu dengan kedua orang tua saya.”
Semua teman-teman dan keluarga terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia tetap sabar dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya! Subhanallah……

Orang-orang mulai mendengar tentang Bar`ah dan ceritanya, dan Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk mengurusnya … ia mengirimnya ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini. Salah satu saluran TV Islam (Al Hafiz – The pelindung) mendapat kontak dengan gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca Quran … dan ini adalah suara yang indah yang di lantunkan oleh bar’ah … ketika saluran TV Islam (Al Hafiz – The pelindung) menghubungi lagi Bar’ah sebelum ia pergi ke Coma(nama kota) dan dia berdoa untuk kedua orangtuanya dan menyanyikan Nasyid. Dibawah ini Link suara nasyid Bar'ah.

Link Bar'ah Nasyid

Hari-hari terlewati dan kanker mulai menyebar di seluruh tubuhnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya, dan ia telah bersabar dengan apa yang ditetapkan Allah baginya … tapi beberapa hari setelah operasi amputasi kakinya, kanker sekarang menyebar ke otaknya, lalu oleh dokter memutuskan untuk melakukan operasi otak … dan sekarang bar’ah berada di sebuah rumah sakit di Inggris menjalani perawatan.

Silakan berdoa untuk Bar’ah, dan bagi saudara-saudara kita di seluruh dunia. Untuk info terbaru tentang bagaimana kondisi Bar’ah, saya pribadi masih belum tahu. Semoga dia bisa sembuh dari penyakitnya. Amien….

Ya Akhi.. Ya ukhti…
Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah ayat 45 juga telah jelas, bahwa Allah memerintahkan kita untuk bersabar serta menjadikannya shalat sebagai penolong.



“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”

Ya Allah…
Berikanlah kami kesabaran yang tiada batasnya…
Cobaan, Ujian, Musibah dan bencana sekalipun tak kan bisa menggoyahkan jiwa ini…
Walaupun kami semua hanyalah manusia biasa yang selalu bergantung Kepada-Mu

Ya Allah..
Berikanlah kami kesabaran yang tiada ujungnya…
Kesabaran yang akan menjadi kami lebih mendekat kepada-Mu..
Dan menjadikannya sebagai penolong diri ini…
Amien…Ya Robbal Alamin..

Saudaraku…
Tetap Kumandangkan Semangat Kesabaran… ^_^

Baca Selengkapnya....

Monday, December 5, 2011

Kisah Sebuah Pernikahan

Bismillahirrohmanirrohim...

“Sedikit Renungan cerita buat kita yang banyak hikmahnya jika kita mau mengkajinya”


Hari pernikahanku. Hari yang paling bersejarah dalam hidup. Seharusnya saat itu aku
menjadi makhluk yang paling berbahagia. Tapi yang aku rasakan justru rasa haru biru.
Betapa tidak. Di hari bersejarah ini tak ada satu pun sanak saudara yang menemaniku ke tempat mempelai wanita. Apalagi ibu. Beliau yang paling keras menentang
perkawinanku.Masih kuingat betul perkataan ibu tempo hari,

“Jadi juga kau nikah sama buntelan karung hitam’ itu ….?!?” Duh……, hatiku sempat
kebat-kebit mendengar ucapan itu. Masa calon istriku disebut ‘buntelan karung hitam’.

“Kamu sudah kena pelet barangkali Yanto. Masa suka sih sama gadis hitam, gendut
dengan wajah yang sama sekali tak menarik dan cacat kakinya. Lebih tua beberapa tahun lagi dibanding kamu !!” sambung ibu lagi.

“Cukup Bu! Cukup! Tak usah ibu menghina sekasar itu. Dia kan ciptaan Allah.
Bagaimana jika pencipta-Nya marah sama ibu…?” Kali ini aku terpaksa menimpali ucapan
ibu dengan sedikit emosi. Rupanya ibu amat tersinggung mendengar ucapanku.

“Oh…. rupanya kau lebih memillih perempuan itu ketimbang keluargamu. baiklah
Yanto. Silahkan kau menikah tapi jangan harap kau akan dapatkan seorang dari kami ada di tempatmu saat itu. Dan jangan kau bawa perempuan itu ke rumah ini !!”

DEGG !!!!
“Yanto…. jangan bengong terus. Sebentar lagi penghulu tiba,” teguran Ismail
membuyarkan lamunanku.
Segera kuucapkan istighfar dalam hati.

“Alhamdulillah penghulu sudah tiba. Bersiaplah …akhi,” sekali lagi Ismail memberi
semangat padaku.

“Aku terima nikahnya, kawinnya Shalihah binti Mahmud almarhum dengan mas
kawin seperangkat alat sholat tunai !” Alhamdulillah lancar juga aku mengucapkan aqad
nikah.

“Ya Allah hari ini telah Engkau izinkan aku untuk meraih setengah dien.
Mudahkanlah aku untuk meraih sebagian yang lain.”
Di kamar yang amat sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi
istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam,akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati kuberanikan diri untuk menyapanya.

“Assalamu’alaikum …. permintaan hafalan Qur’annya mau di cek kapan De’…?”
tanyaku sambil memandangi wajahnya yang sejak tadi disembunyikan dalam tunduknya.

Sebelum menikah, istriku memang pernah meminta malam pertama hingga ke sepuluh agar
aku membacakan hafalan Qur’an tiap malam satu juz. Dan permintaan itu telah aku setujui.

“Nanti saja dalam qiyamullail,” jawab istriku, masih dalam tunduknya. Wajahnya yang
berbalut kerudung putih, ia sembunyikan dalam-dalam. Saat kuangkat dagunya, ia seperti ingin menolak. Namun ketika aku beri isyarat bahwa aku suaminya dan berhak untuk melakukan itu , ia menyerah.

Kini aku tertegun lama. Benar kata ibu ..bahwa wajah istriku ‘tidak menarik’.
Sekelebat pikiran itu muncul ….dan segera aku mengusirnya.
Matanya berkaca-kaca menatap lekat pada bola mataku.

“Bang, sudah saya katakan sejak awal ta’aruf, bahwa fisik saya seperti ini. Kalau
Abang kecewa, saya siap dan ikhlas. Namun bila Abang tidak menyesal beristrikan saya,
mudah-mudahan Allah memberikan keberkahan yang banyak untuk Abang. Seperti
keberkahan yang Allah limpahkan kepada Ayahnya Imam malik yang ikhlas menerima
sesuatu yang tidak ia sukai pada istrinya. Saya ingin mengingatkan Abang akan firman Allah yang dibacakan ibunya Imam Malik pada suaminya pada malam pertama pernikahan
mereka,” …
Dan bergaullah dengan mereka (istrimu) dengat patut (ahsan). Kemudian bila kamu
tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai
sesuatu, padahal Allah menjanjikan padanya kebaikan yang banyak.”(QS An-Nisa:19)

Mendengar tutur istriku, kupandangi wajahnya yang penuh dengan air mata itu lekatlekat.
Aku teringat kisah suami yang rela menikahi seorang wanita yang memiliki cacat itu.
Dari rahim wanita itulah lahir Imam Malik, ulama besar ummat Islam yang namanya abadi
dalam sejarah.

“Ya Rabbi aku menikahinya karena Mu. Maka turunkanlah rasa cinta dan kasih
sayang milikMu pada hatiku untuknya. Agar aku dapat mencintai dan menyayanginya
dengan segenap hati yang ikhlas.”
Pelan kudekati istriku. Lalu dengan bergetar, kurengkuh tubuhya dalam dekapku.
Sementara, istriku menangis tergugu dalam wajah yang masih menyisakan segumpal ragu.

“Jangan memaksakan diri untuk ikhlas menerima saya, Bang. Sungguh… saya siap
menerima keputusan apapun yang terburuk,” ucapnya lagi.

“Tidak…De’. Sungguh sejak awal niat Abang menikahimu karena Allah. Sudah
teramat bulat niat itu. Hingga Abang tidak menghiraukan ketika seluruh keluarga memboikot
untuk tak datang tadi pagi,” paparku sambil menggenggam erat tangannya.
Malam telah naik ke puncaknya pelan-pelan. Dalam lengangnya bait-bait do’a
kubentangkan pada Nya.

“Robbi, tak dapat kupungkiri bahwa kecantikan wanita dapat mendatangkan cinta
buat laki-laki. Namun telah kutepis memilih istri karena rupa yang cantik karena aku
ingin mendapatkan cinta-Mu. Robbi saksikanlah malam ini akan kubuktikan bahwa cinta sejatiku hanya akan kupasrahkan pada-Mu. Karena itu, pertemukanlah aku
dengan-Mu dalam Jannah-Mu !”

Aku beringsut menuju pembaringan yang amat sederhana itu. Lalu kutatap raut wajah
istriku denan segenap hati yang ikhlas. Ah, .. sekarang aku benar-benar mencintainya.
Kenapa tidak? Bukankah ia wanita sholihah sejati. Ia senantiasa menegakkan malam-malamnya dengan munajat panjang pada-Nya.
Ia senantiasa menjaga hafalan KitabNya. Dan senantiasa melaksanakan shoum sunnah
Rasul Nya.

“…dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingantandingan
selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya pada Allah …”
QS. al-Baqarah:165)
=========================================

Ya Allah sesungguhnya aku ini lemah , maka kuatkanlah aku dan aku ini hina maka
muliakanlah aku dan aku fakir maka kayakanlah aku wahai Dzat yang maha Pengasih

Subhanallah.. semoga menjadi ikhtiyar bagi kita...

Sumber : cerpenislami
Shared By Kisah Penuh Hikmah
http://virouz007.wordpress.com

Artikel Menarik lainnya

- My Brother
- 1433 Hijri New Year, Let's Hijrah
- Ya Rabb
- Story of Crow

Baca Selengkapnya....

Wednesday, November 30, 2011

Adikku

Dwi Hermawan.

Adikku yang rupawan wajahnya...
Dimanakah senyum manis yang selalu engkau pantulkan...
Apakah sudah tidak tersisa lagi untuk kakak...
Dimanakah keceriaan yang selalu menghiasi wajahmu...
Apakah sudah habis juga untuk kakak...
Adikku yang santun perangainya...
Mengapa engkau tak sekuat kakak...
Mengapa engkau tak bisa bertahan...
Yang ingin kau dapat itu hanyalah sementara...
Tak ada secuil pun keabadian dari padanya...

Adikku yang baik hatinya...
Jangan hiraukan kata-kata rendah dan cemo'oh dari mereka...
Anggap mereka bak angin yang berlalu lalang...
Mereka tidak tahu Sang Maha Besar telah melalaikannya...
Mereka diperbudak dunia dengan segala kesenangannya...

Adikku yang lembut hatinya...
Percayalah Allah selalu ada disamping kita...
Dia selalu terjaga, dan tidak memiliki rasa kantuk...
Dan Yakinlah...
Dia amat tahu apa yang diperlukan oleh hamba-hambanya...

Adikku yang cita-citanya setinggi langit...
Sang Pencipta Jagat Raya ini sudah menyiapkan rencana terbaik untuk kita...
Engkau menjadi bagian dari skenario terdasyhat-Nya..
Jangan putus harapan...
Kebahagiaan kan kau rengkuh...

Adikku...
Cepatlah engkau sembuh...
Cepatlah engkau sembuh...
Dan cepatlah engkau sembuh...
Banyak impian yang menunggu untuk engkau raih...

Wahai Adikku...
Kebahagiaan kakak adalah ketika melihat engkau tersenyum manis telah meraih cita-cita dan cintamu..

Baca Selengkapnya....

Monday, November 28, 2011

Tahun Baru Hijriah… Ayo Kita Hijrah

Bismillahirrohmanirrohim.....

Tit.tit….Tit..tit… suara dari telepon selular ku berbunyi…(xixixi…ringtone hape jadul)
Kulihat ada pesan baru dari salah seorang sahabatq..
“Selamat Tahun Baru Hijriah .. Semoga Tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya…”


(inet)

Diri nie pun baru sadar, jika hari itu adalah masa pergantian tahun baru Hijriah…. Yaitu 1 Muharram
Ya Allah…ampunilah diri nie yang selalu lalai….

Wahai saudaraku seiman..
Mungkin hal diatas juga saudara rasakan.. Jujur saya pribadi, masih belum begitu memahami semua hal tentang agama saya.. yaitu Agama yang Rahmatan lil alamien.. ISLAM.. Tak lain dan tak bukan dengan sesuatu hal yang telah abaikan selama ini..

Yapz..Tahun Baru Hijriah telah menghampiri kita..

Tapi..apakah kita sudah menyambutnya dengan semangat yang menggebu-gebu…
Berbuat amal kebaikan, mengintrospeksi diri untuk agar lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Kuasa.. Allah SWT.

Marilah saudaraku yang selalu berusaha untuk taat.
Dan selalu merindukan kedudukan di samping-Nya..
Ayo kita hijrah..
Dari kebiasaan yang buruk menjadi kebiasaan baik dan penuh manfaat..
Dari sikap dan sifat yang tercela menjadi pribadi-pribadi yang berakhlak mulia..
Dan dari kedzoliman, kejahatan berubah menjadikannya amalan kebajikan amar Ma’ruf Nahi Munkar..
Perbanyak amal, sedekah dan menyantuni anak yatim piatu..

Ya Allah…
Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Rahman lagi Maha Rahim yang memberikan nikmat yang sangat banyak, baik ditahun sebelumnya dan yang akan datang kepada kami nantinya.., sudah sepantasnyalah kami bersyukur tak henti-hentinya kepada-MU.



Ya Rabb,
Seandainya Engkau menghendaki niscaya kamilah yang ditakdirkan hidup penuh dengan sengsara. Tetapi karena kasih sayangMU ya ALLAH, sehingga kami Engkau hidupkan sebagai orang-orang yang penuh nikmat… Begitu juga nikmat yang Engkau berikan untuk dapat berjumpa dengan tahun yang baru dan penuh berkah ini..

Ya Aziz,
Kami hanya bisa menangis melihat penderitaan saudara-saudara kami, tetapi kami hanyalah makhluk yang lemah dan tidak bisa berbuat banyak. Tiada daya dan upaya kecuali milik ALLAH saja.

Ya ALLAH,
Ya Tuhan kami, sesungguhnya bersyukur kepadaMU tidaklah cukup hanya dengan berucap “Alhamdulillah”. Tetapi makna bersyukur adalah hati dan mulut yang sentiasa berdzikir menyebut namaMU, kepala yang membungkuk mengerjakan salat untuk bersujud menyembahMU, perut yang menahan lapar dahaga dan tangan yang membayar zakat atas segala harta titipan-Mu… sesungguhnya Engkau ya Allah adalah pemilik alam semesta, Maha Kaya dan tidak meminta apa-apa pun dari makhluk-Mu.

Ya ALLAH,
Sekalipun seluruh manusia di muka bumi ini tidak menyembah-MU, maka kemuliaan-MU tidak berkurang setitik pun. Tetapi kami ya Allah, kami yang senantiasa mengharapkan kemurahan-Mu dan belas kasihan-Mu…

Karena itu Ya Allah, Terimalah amal ibadah kami, maafkanlah segala kekurangan kami, ampuni segala dosa yang kami kerjakan dan dosa dimasa mendatang…
Ya ALLAH, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan di akhirat nanti. Dan jauhkan kami dari siksa api neraka…

Ya Akhi..Ya Ukhti..
Semoga di tahun yang baru ini, kita selalu berusaha menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya.
Kita manfaatkan hidup yang sekali-kali di dunia ini dengan sebaik-baiknya, terus berusaha memperbaiki diri untuk menjadi pribadi-pribadi terbaik. Menjalankan amanah kita sebagai seorang Khalifah di muka bumi ini…

“Semangat Kebaikan”

Amien… Ya Robbal Alamin…

Baca Selengkapnya....

Friday, November 25, 2011

Ya Rabb

Hari ini peristiwa itu terjadi lagi, membuat diri nie mengelus dada. Rasa sedih, marah, dan perasaan bersalah menjadi satu. Huft.....

Ya Rabb....

Ampunilah segala dosa hamba..
Dosa Bapak Ibu hamba..
Adik-adik hamba.. sanak saudara
Kakek dan nenek hamba..
Ampunilah hamba selalu berkata-kata kasar dan membentak kepada kedua orang tua hamba..

Ijinkan hamba membahagiakan mereka sebelum engkau panggil.
Ijinkan hamba membuat mereka tertawa dan tersenyum kecil ketika hamba berhasil..

Ya Allah...
Ampunilah hamba jika selalu berbuat maksiat dan dzolim kepada sesama..
Ampunilah jika pikiran-pikiran hamba selalu picik dan kotor
Dan ampunilah ya Allah... jika tubuh dan panca indera yang engkau berikan, kami pergunakan untuk hal-hal keji.

Ya Aziz...
Hamba begitu rapuh dan lemah...
Kuatkanlah selalu diri hamba untuk dapat memikul tanggung jawab yang engkau amanahkan ya Allah...
Janganlah engkau buat diri ni terlena akan kenikmatan dunia yang sesaat ini...

Ya Rahman..
Engkaulah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Maha Berkehendak atas segalanya..
Tanamkanlah dalam diri ini sifat-sifatmu yang agung.
Hilangkanlah sifat tercela dalam diri nie yang penuh debu...
Jadikanlah hamba ini utusan yang selalu menebarkan kasih dan sayang kepada sesama...
Sebagaimana Rasulullah SAW yang terus memupuk benih-benih kasih dan sayang untuk seluruh umat

Ya Rohim
Jadikanlah hamba sosok yang kehadirannya selalu membawa manfaat bagi orang lain..
Kehadirannya selalu membawa kebahagiaan dan ketentraman..

Amien.. Ya Robbal Alamin...

Baca Selengkapnya....

Wednesday, November 23, 2011

Kisah Burung Gagak


Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan
pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di
sekitar mereka.

Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Si ayah lalu
menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,
“Nak, apakah benda itu?”
“Burung gagak”, jawab si anak.

Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi
pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu
menjawab dengan sedikit kuat,
“Itu burung gagak, Ayah!”

Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama.
Si anak merasa agak keliru dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama
diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat,
“BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika.

Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang
serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal
kepada si ayah,

“Itu gagak, Ayah.” Tetapi agak mengejutkan si anak, karena si ayah sekali lagi
membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang
sabar dan menjadi marah.

“Ayah!!! Saya tak tahu Ayah paham atau tidak. Tapi sudah 5 kali Ayah bertanya soal
hal tersebut dan saya sudah juga memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya
katakan????

Itu burung gagak, burung gagak, Ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah.
Si ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang
kebingungan.

Sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu
kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkannya sebuah diary lama.
“Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini,” pinta si Ayah.

Si anak setuju dan membaca paragraf yang berikut.
“Hari ini aku di halaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba
seekor gagak hinggap di pohon berhampiran. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan
bertanya,
“Ayah, apa itu?”
Dan aku menjawab,
“Burung gagak.”

Walau bagaimana pun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali aku
menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi
rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya.
“Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak.”
Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si

Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara,
“Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau
telah hilang kesabaran serta marah.”
Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya
memohon ampun atas apa yg telah ia perbuat.

PESAN:
Jagalah hati dan perasaan kedua orang tuamu, hormatilah mereka.
Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangimu di waktu kecil.
Kita sudah banyak mempelajari tuntunan Islam apalagi berkenaan dengan berbakti
kepada kedua orangtua.Tapi berapa banyak yang sudah dimengerti oleh kita apalagi
diamalkan???
Ingat! ingat! Banyak ilmu bukanlah kunci masuk syurganya Allah.

Semoga Bermanfaat...


Baca Selengkapnya....

Tuesday, November 22, 2011

Cinta Selalu Bersemi

“sayangku dapatkah kau merasakan
betapa besarnya rasa cintaku untukmu
cintaku pernahkah kita menduga
di antara kita ada rasa yang membara”


sepenggal lirik lagu dari Band kenamaan tanah air… dan temanya pun tentang cinta..
pastinya berbicara mengenai cinta, tidak akan ada habis-habisnya,,, Bukan hanya tentang cinta dengan si Dia. Karena rasa cinta itu tidak terfokus hanya kepada kekasih hati semata. Lebih-lebih kepada Sang Pemilik Alam Jagat Raya ini, yang kasih dan cinta-Nya selalu ditebarkan di hamparan bumi ini.

Dan tidak kepada-Nya saja kita berbagi cinta dan kasih, melainkan kepada sesama umat manusia, kepada suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW. Untuk kedua orang tua kita, saudara, kerabat, guru, serta teman dan sahabat kita juga.
Oza.. pastinya juga terhadap Alam, kita selalu mencintai dan merawatnya. Allahpun telah menjadikan kita sebagai Khalifah di muka bumi ini, jadi wajib bagi kita memelihara keseimbangan alam ini.

Namun beberapa hal yang sekarang terjadi di masyarakat kita, banyak anak-anak remaja yang sudah mengenal dengan cinta terhadap sesama lawan jenis. Mungkin karena pergaulannya ataukah karena tayangan-tanyangan di TV yang kurang mendidik. Banyak acara-acara yang menyuguhkan tentang kisah kasih orang dewasa, yg justru penonton-penontonnya masih dibawah umur. Dan pastinya belum saatnya kan mereka mengetahui bahkan menerapkannya di kehidupan mereka. Resah sebenarnya melihat keadaan kita seperti itu.

Semoga kita para orang tua, dan anggota keluarga lainnya selalu lebih selektif dalam memilih tayangan ataupun acara yang berkualitas untuk buah hati kita..
“ haha.. jadi kayak anggota Lembaga Penyiaran Televisi Indonesia..

Satu lagi yang sering terjadi akibat bersikap salah karena cinta. Banyak diberitakan pula yang putus cinta dengan pacar (kekasih), rela bunuh diri karena merasa hidupnya tiada guna lagi tanpa si Dia
Ataupun karena seseorang yang cintanya bertepuk sebelah tangan alias orang yang dicintainya tidak membalas cintanya sampai minggat dari rumah. Hufth… sampai segitunya za..!!

Allah SWT pun berfirman dalam Alqur’an Surat An-Nuur ayat 26 yang berbunyi :


Artinya :
“ Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).”

Dalam surat Ad-Dzariyaat ayat 49 pun yang berbunyi :


Artinya :
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.”

Ayat-ayat diatas pun menjelaskan bahwa Allah menciptakan kita berpasang-pasangan. So.. jadi jangan putus asa untuk mencari pasangan hidup yang akan mendampingi kita. Dibalik putusnya atau tidak terbalaskan cinta kita, pasti rencana dasyhat telah Allah persiapkan untuk kita jiwa-jiwa yang selalu penuh kasih dan cinta. Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).

Wahai saudaraku yang cintanya begitu besar kepada kekasihnya…
Janganlah engkau curahkan sepenuhnya rasa cintamu hanya kepada si Dia saja… Tebarkanlah sepenuhnya kasih dan cintamu juga untuk kedua orang tua kita. Kepada teman dan sahabat. Kepada guru dan orang-orang disekitar kita. Toh jika mereka belum bisa membalas rasa cinta kita, Allah kan membalaskannya dengan cara yang indah dan terbaik.

Begitupun rasa cinta kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Dan juga kepada Allah haruslah dengan sepenuh hati. Allah pasti kan membalas dan mengasihi kita dimanapun kita berada.

Saudaraku yang cintanya membahagiakan sesame….
Semoga Cinta kita Kepada-Nya selalu bersemi. Baik di kala kita sedang bahagia dan saat kita dalam kesedihan.
Jangan kesampingkan rasa cinta Sang Maha Pemberi Kasih dan Cinta.
Jadikanlah Allah kekasih hati kita, Dialah yang paling mengerti dan mengetahui tentang kita.

Tebar benih-benih cinta kita, semoga kan selalu bersemi. Membawa seribu kebaikan dan kebahagiaan bagi semua.

Amien Ya Robbal Alamin.......

Baca Selengkapnya....

Saturday, November 19, 2011

Niat dari Hati

Dewasa ini, pasti sudah banyak yang kita lakukan dan perbuat di dunia ini. Baik membina hubungan sesama umat manusia, dan juga hubungan dengan Sang Pencipta Alam Jagat Raya ini. Serta yang telah kita berikan untuk keluarga, teman, sahabat, guru ataupun orang-orang disekitar kita. Memberikan hadiah buat kedua orang tua, menolong teman yang kesusahan, bercengkerama dengan sahabat tercinta. Dan juga menghormat kepada bapak ibu guru kita.


Beramal, bersedekah untuk fakir miskin, menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim.
Semua kegiatan itu pasti didasari oleh sebuah niat. Beramal itu penting.


Tetapi jika tidak ada pondasi niat yang baik, semua amal itu menjadi sia-sia belaka. Ibarat manusia, raga tanpa ruh tidak bisa melakukan apa-apa. Begitu juga dengan niat. Niat yang salah bukan saja memberi dampak tidak baik baik orang lain, tetapi juga pada diri kita sendiri.

Semoga Allah senantiasa menganuegrahkan kepada kita untuk selalu berniat yang baik,tulus dan ikhlas,,,
Menjadikan perbuatan atau amal yang kita lakukan menjadi lebih bernilai.


Wahai saudaraku yang hatinya dipenuhi kebaikan dalam niatnya…

Ketika kita beramal, apakah sudah baik dan benar niat kita? Terkadang perasaan ujub, riya’,dan pamer seringkali menyelimuti perbuatan amal kita…
Ketika kita beribadah kepada-Nya,,, apakah niat kita sudah sejalan dengan ibadah kita? Apakah karena terlena pujian, sehingga kita ingin menunjukkan ketaqwaan kita kepada sesama manusia.

Semoga niat kita adalah niat yang tulus, ikhlas, dan pondasi dasar kebaikan yang kita lakukan. Dan tidak satupun yang terkontaminasi dengan perasaan ingin dipuji, dihargai, riya’, sombong dan angkuh…

Tak ubahnya jika kita menghadapi masalah atau problema kehidupan..
Ada banyak suntikan motivasi yang mengutarakan “Jika ada niat dan kemauan, pasti ada jalan..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan amal-amal kalian, tetapi Dia
melihat kepada hati dan niat kalian.” (HR.Muslim)

Segala niat murni yang baik senantiasa mendapat
perhitungan dan ganjaran Allah apalagi jika datang dari hati kecil seorang yang miskin yang mau membantu saudaranya yang terkena musibah, biarpun diri serba payah dan serba kekurangan. Sesuai dengan Firman Allah Ta’ala dalam Surat An-Nisa’ ayat 114 :


Artinya :
“ Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar. ”


Wahai Saudaraku yang baik perangainya…
Marilah kita perbaiki niat dalam melakukan sesuatu hal..
Ketika Beramal…
Ketika Bersikap…
Dan ketika kita Beribadah

Baik diri ini pun kan selalu berusaha memperbaiki dan memperindah niat…
Niat yang tulus, ikhlas dari hati,,akan membuat apa yang kita lakukan lebih bernilai.
Lebih-lebih kepada Allah Azza wa Jalla

Semoga bermanfaat……

Selalu Semangat....OK..!

Baca Selengkapnya....