Hati yang selalu bersyukur, pasangan hidup dan seorang anak yang sholeh membuat kebahagiaan sebenarnya hampir menjadi milik kita. Mengenai tentang kebahagiaan di dunia, lingkungan sekitar juga sangat banyak mempengaruhi kehidupan kita. Karena itu kita butuh Albiatu sholihah (lingkungan yang kondusif untuk iman kita)
Inilah kunci ke-4 Kebahagiaan di Dunia.
Rasullullah pun bersabda;
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholeh dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misik dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misik olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya.
Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari dari Abu Musa.)
Ketika kita menjalin silahturahmi atau hubungan dengan orang-orang baik, pastilah lambat laun kita juga akan menjadi orang-orang baik. Sebaliknya, jika kita bergaul dan berhubungan dengan orang-orang yang salah atau tidak baik perangainya, kitapun bisa tertular berperilaku tidak baik.. Naudzubillah..
Lingkungan pun juga sangat berperan bagi pola pikir seseorang. Apabila lingkungannya pahit, maka ia pun ikut menjadi pahit, selalu curiga, dan sering kali berprasangka negative kepada orang lain.
Pernah mendengar lagu religi dari opick yang judulnya tombo ati, didalamnya salah satu obat hati adalah dengan berkumpul dengan orang-orang sholeh. Dalam konteks yang luas berarti menjalin hubungan dan interaksi dengan orang-orang baik. Yang membiaskan cahaya kebaikan kepada kita, sehingga kita pun dapat menebarkan sinar-sinar kebaikan itu.
Dalam Alqur’an, Allah menyatakan bahwa salah satu sebab utama yang membantu iman para sahabat Nabi adalah karena keberadaan Rasullullah di tengah-tengah mereka. Betapa lingkungan kondusif benar-benar membawa dampak positif bagi keimanan kita
Allah Ta’ala berfirman :
“Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”(QS. Ali Imran : 101)
Allah juga memerintahkan agar selalu bersama dengan orang-orang yang baik. Dalam firmannya :
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur)." (QS. At Taubah: 119).
Kita tentu boleh mengenal siapapun, tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Sebagaimana Rasullullah yang menganjurkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita.
Itulah pentingnya bergaul dengan orang-orang sholeh, dapat kembali membangkitkan semangat keimanan kita dalam menjalankan ibadah kepada ALLAH sehingga kita pun dapat menyenandungkan nuansa kebaikan kepada lingkungan sekitar kita.
Semoga Allah SWT senantiasa mempertemukan kita dengan orang-orang sholeh di dunia maupun di Jannah-Nya kelak.
Amiin..Ya Robbal Alamin..
Artikel yang boleh banget lainnya :
1.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(1)
2.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(2)
3.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(3)
4.Hindari Prasangka Buruk
5.Kerinduan Hati
Inilah kunci ke-4 Kebahagiaan di Dunia.
Ilustrasi (inet)
Rasullullah pun bersabda;
“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholeh dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misik dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misik olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya.
Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari dari Abu Musa.)
Ketika kita menjalin silahturahmi atau hubungan dengan orang-orang baik, pastilah lambat laun kita juga akan menjadi orang-orang baik. Sebaliknya, jika kita bergaul dan berhubungan dengan orang-orang yang salah atau tidak baik perangainya, kitapun bisa tertular berperilaku tidak baik.. Naudzubillah..
Lingkungan pun juga sangat berperan bagi pola pikir seseorang. Apabila lingkungannya pahit, maka ia pun ikut menjadi pahit, selalu curiga, dan sering kali berprasangka negative kepada orang lain.
Pernah mendengar lagu religi dari opick yang judulnya tombo ati, didalamnya salah satu obat hati adalah dengan berkumpul dengan orang-orang sholeh. Dalam konteks yang luas berarti menjalin hubungan dan interaksi dengan orang-orang baik. Yang membiaskan cahaya kebaikan kepada kita, sehingga kita pun dapat menebarkan sinar-sinar kebaikan itu.
Dalam Alqur’an, Allah menyatakan bahwa salah satu sebab utama yang membantu iman para sahabat Nabi adalah karena keberadaan Rasullullah di tengah-tengah mereka. Betapa lingkungan kondusif benar-benar membawa dampak positif bagi keimanan kita
Allah Ta’ala berfirman :
“Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”(QS. Ali Imran : 101)
Allah juga memerintahkan agar selalu bersama dengan orang-orang yang baik. Dalam firmannya :
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur)." (QS. At Taubah: 119).
Kita tentu boleh mengenal siapapun, tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Sebagaimana Rasullullah yang menganjurkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita.
Itulah pentingnya bergaul dengan orang-orang sholeh, dapat kembali membangkitkan semangat keimanan kita dalam menjalankan ibadah kepada ALLAH sehingga kita pun dapat menyenandungkan nuansa kebaikan kepada lingkungan sekitar kita.
Semoga Allah SWT senantiasa mempertemukan kita dengan orang-orang sholeh di dunia maupun di Jannah-Nya kelak.
Amiin..Ya Robbal Alamin..
Artikel yang boleh banget lainnya :
1.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(1)
2.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(2)
3.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(3)
4.Hindari Prasangka Buruk
5.Kerinduan Hati


No comments:
Post a Comment