Wahai ibu yang penuh kasih..
Sejuta peluh dan perih engkau rasakan
Demi kehadiran diri nie yang meresahkan
Nyawa dan hidupmu pun engkau pertaruhkan
Demi melihat buah hati tersenyum menggembirakan
Wahai ibu yang lembut cintanya..
Engkaulah pelita kami
Memberi penerangan diri yang merugi
Menunjukkan jalan terbaik untuk kami lalui
Karenamulah datang ridho illahi
Ibu...!
Janganlah engkau menangis dihadapku
Sungguh ku tak kuat melihat setetes airpun dari matamu
Dia akan sembuh ibu
Membawa keceriaan dan kebahagiaan lagi untuk engkau
Ibu...!
Yakinlah bahwa Allah selalu disamping kita
Tak ada sedikitpun niat untuk Allah mempermainkan kita
Karena hikmahlah dibalik ini semua
Sungguh ibu..!
Anakmu ini kan selalu menemanimu
Tersenyumlah indah kepadaku
Karena engkaulah...
Ibu nomor satu di hatiku...
Ibu.. أنا أحبك
Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Adikku
2.Kesabaran tiada batasnya
3.Cinta kan selalu bersemi
4.Kisah burung gagak
5.Niat dari Hati
Sejuta peluh dan perih engkau rasakan
Demi kehadiran diri nie yang meresahkan
Nyawa dan hidupmu pun engkau pertaruhkan
Demi melihat buah hati tersenyum menggembirakan
Ilustrasi (heritok.com)
Wahai ibu yang lembut cintanya..
Engkaulah pelita kami
Memberi penerangan diri yang merugi
Menunjukkan jalan terbaik untuk kami lalui
Karenamulah datang ridho illahi
Ibu...!
Janganlah engkau menangis dihadapku
Sungguh ku tak kuat melihat setetes airpun dari matamu
Dia akan sembuh ibu
Membawa keceriaan dan kebahagiaan lagi untuk engkau
Ibu...!
Yakinlah bahwa Allah selalu disamping kita
Tak ada sedikitpun niat untuk Allah mempermainkan kita
Karena hikmahlah dibalik ini semua
Sungguh ibu..!
Anakmu ini kan selalu menemanimu
Tersenyumlah indah kepadaku
Karena engkaulah...
Ibu nomor satu di hatiku...
Ibu.. أنا أحبك
Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Adikku
2.Kesabaran tiada batasnya
3.Cinta kan selalu bersemi
4.Kisah burung gagak
5.Niat dari Hati

No comments:
Post a Comment