Thursday, December 22, 2011

7 Kunci Kebahagiaan di Dunia (2)

Bismillahirrohmanirrkhim...

Kunci Kebahagiaan di Dunia yang ke-2 adalah
Al azwaju shalihah (Pasangan Hidup Yang Sholeh)

Alhamdulillah… Berapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, niscaya kita tidak bisa menghitungnya… Salah satu nikmat tersebut tidak lain adalah fitrah kebutuhan biologis saling membutuhkan terhadap lawan jenis. Yaitu menikah!


Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah tersebut, hanyalah kan membawa kehancuran semata… Na’udzubillah!



“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (Qs. Al Israa' : 32).

Wahai saudaraku seiman…
Kebahagiaan yang kita harapkan adalah kebahagiaan yang hakiki bukan! Dan untuk menggapai itupun tidak mudah. Kita membutuhkan seorang pendamping hidup yang selalu bisa menentramkan hati. Baik ketika dirundung masalah, dan selalu mengingat Allah di kala mendapat nikmat kebahagiaan.

Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan kelurga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggung jawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan.

Berbahagialah saudara menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh.
Demikian pula seorang istri yang sholehah, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Karena dia yakin bahwa apa yang dia usahakan untuk kebaikan suaminya pasti kan berbuah kebaikan.

Karena dengan memiliki pasangan hidup, kita juga telah melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul. Terwujudnya keluarga muslim yang penuh cinta dan kasih saying. Membawa ketenangan jiwa dengan memelihara kehormatan diri sehingga terhindar dari perbuatan maksiat dan perbuatan hina lainnya.
Ketika memilih pendampingpun niat kita haruslah niat yang terbaik. Perbaiki niat kita.

Rasulullah pun bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani).

"Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama". (HR. Ibnu Majah).

Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya.
Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah.

Ya Allah…
Jadikanlah pasangan kami, selalu membawa ketentraman di hati
Selalu saling mengingatkan di kala berbuat salah
Selalu saling menguatkan ketika dirundung masalah
Dan selalu menambatkan kecintaan dan kerinduan pada-Mu
Agar tercipta kerluarga muslim yang selalu menebar kebahagiaan bagi semua.

Amien Ya Robbal Alamin….. ^_^


Artikel yang boleh banget lainnya :
1.Kisah Sebuah Pernikahan
2.Cinta kan selalu bersemi
3.7 Kunci Kebahagiaan di Dunia(1)
4.Niat dari Hati
5.Kisah benar berkaitan dengan kerudung

No comments:

Post a Comment